Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI

ALAT MUSIK TRADISIONAL TAGANING DI KECAMATAN LAWE SIGALA-GALA KABUPATEN ACEH TENGGARA

Riris Juliana Br. Simare-mare (Unknown)
Ahmad Syai (Unknown)
Ramdiana Ramdiana (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2022

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Alat Musik Tradisional Taganing di Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara” mengangkat masalah bagaimana organologi dan teknik bermain alat musik tradisional Taganing di Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan organologi dan teknik bermain alat musik tradisional Taganing di Kecamatan   Lawe   Sigala-gala   Kabupaten Aceh Tenggara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiaan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa organologi alat musik tradisional Taganing di Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara meliputi (a) bahan dasar alat musik menggunakan kulit lembu sebagai membran, kayu nangka sebagai tubuh Taganing berbentuk tabung, rak terbuat dari besi/kayu, dan palu-palu (stik) terbuat dari kayu jeruk purut, (b) bentuk Taganing yaitu tabung melengkung dan ukuran gendang tingting tinggi 52 cm diameter membran 17 cm, paidua tingting tinggi 53 cm diameter membran 18 cm, painonga tinggi 54 cm diameter membran 19 cm, paidua odap tinggi 54 cm diameter membran 20 cm, dan odap-odap tinggi 54 cm diameter membran 21 cm, (c) struktur Taganing terdiri dari badan Taganing (ruang resonator), kulit/membran (penutup resonator/sumber bunyi), pinggol-pinggol (pelindung rotan pada membran), tali rotan (penghubung membran dan laman), pakko (pengait rotan pada membran), tangan- tangan (tali penggantung Taganing pada rak), sollop (penutup resonator bagian bawah),  solang  (penyetem  suara),  dan  laman  (alas  Taganing),  (d)  memproduksi bunyi dengan cara dipukul, Taganing menghasilkan suara nang, ning, nung, neng, nong atau jika meminjam istilah musik barat yaitu tangga nada pentatonik yaitu nada do, re, mi, fa, sol. Teknik bermain alat musik tradisional Taganing di Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara meliputi, (a) Taganing dimainkan dengan posisi duduk, (b) cara memegang stik, (c) teknik memukul stik yang terdiri dari memukul stik pada bagian tengah  gendang, memukul stik pada bagian tepi gendang, serta memukul stik pada bagian tengah gendang  dan menghentikannya seketika dengan cara menekan   permukaan gendang dengan ujung stik, dan teknik memukul stik tersebut berkaitan dengan pola-pola permainan Taganing yaitu mangarapat, manganak-anaki, dan mangodap-odapi.Kata Kunci: Organologi, Teknik, Musik, Tradisional, Taganing

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

sendratasik

Publisher

Subject

Arts Humanities Education

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan ...