Ratu Atut dikenal sebagai perempuan hebat yang mampu memimpin provinsi baru pada tahun 2000 saat Banten melepaskan diri dari Jawa Barat dan membentuk provinsi baru. Secara tidak langsung Ia mampu membuka mata masyarakat luas dan menekankan bahwa perempuan pun bisa menjadi pemimpin. Tak hanya dalam ranah kecil saja, melainkan dalam ranah besar sekaligus. Hal ini jelas berkaitan dengan teori evolusi kebudayaan, bahwa pada zaman dahulu perempuan di beberapa adat dilarang untuk menjadi pemimpin. Dari hal tersebut dapat ditemukan dua pertanyaan yang menarik untuk didiskusikan dalam pembahasan. Pertama, yaitu seperti apa evolusi kebudayaan dari peran para perempuan dalam Dinasti Atut dalam sektor publik? Kedua yaitu bagaimana persebaran keluarga Ratu Atut dalam memimpin daerah-daerah yang ada di Banten? Dari kedua pertanyaan tersebut penulis membutuhkan banyak data untuk menjawab dengan akurat. Data-data tersebut menjadi sumber bagi penulis untuk mengaitkan antara evolusi kebudayaan dengan perjalanan karir perempuan dan difusi kebudayaan dengan persebaran Dinasti Atut. Dengan demikian, dalam pembahasan artikel ini perlu menyesuaikan kedua aspek yang berbeda ini.
Copyrights © 2022