AbstrakPenelitian ini mengkaji kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan scientific inquiry dan siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan teacher centered. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan populasi 146 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) kemampuan pemecahan masalah matematika yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan pendekatan scientific inquiry lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan teacher centered; 2) secara keseluruhan respon siswa yang mendapat pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan scientific inquiry menunjukkan sikap yang positif. Hal ini diperoleh dari hasil angket dengan indikator : (a) keseriusan belajar dan kesukaan terhadap matematika. (b) kesukaan terhadap penggunaan pendekatan Scientific Inquiry dalam pembelajaran matematika. (c) kesungguhan dan kemampuan berpikir dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah Kata Kunci : Scientific Inquiry, Kemampuan pemecahan masalah matematika.
Copyrights © 2021