Pembangunan bendungan Pammukulu telah mencapai tahap pertama yang mengakibatkan 30 pemukiman warga telah di bebaskan dan sekitar 30 hektar lahan pertanian dan persawahan telah dibebaskan, namun masih ada beberapa lahan masyarakat yang belum dibayarkan pada pembangunan tahap pertama. Olehnya karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan ganti rugi terhadap pembebasan lahan pembangunan bendungan Pammukkulu di Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Proses awal pengolahan data itu dimulai dengan melakukan editing setiap data masuk. Setelah proses editing dilakukan proses coding. Hasil penelitian menunjukan bahwa Realisasi Pelaksanaan Ganti Rugi terhadap Pembebasan Tanah Pembangunan Bendungan Pammukkulu Kabupaten Takalar dilakukan melalui public debate, coordinations, negotiations, dan feedback and evaluation (umpan balik & evaluasi). Public debate yang dilakukan pemerintah melalui sosialisasi yang hanya bersifat informatif dan kurang interaktif, coordinations antar berbagai pihak berjalan, namun kurangnya koordinasi ke pemerintah pusat menghambat proses pelaksanaan ganti rugi, negotiations tidak terjadi dengan masyarakat dan tidak memiliki daya tawar hanya sebuah pilihan yang diberikan masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui peninjauan langsung kemasyarakat sebagai dasar pemerintah untuk menyempurnakan pelaksanaan ganti rugi tanah masyarakat.
Copyrights © 2022