Latar Belakang: Penyebab tingginya prevalensi gizi kurang adalah adanya asupan nutrisi yang tidak seimbang antara yang dikonsumsi dengan kebutuhan tubuh. Pengetahuan yang kurang, sikap yang negatif mengenai status gizi bayi dan cara menyusui ibu yang salah menjadi pemicu kurangnya pemenuhan asupan nutrisi bayi yang akan menimbulkan status gizi bayi menjadi gizi kurang atau buruk. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan cara menyusui ibu dengan status gizi bayi di wilayah kerja Puskesmas Kenarilang Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan studi cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi 0-12 bulan berjumlah 50 orang. Sampel diambil dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Alat analisis yang digunakan adalah Chi-Square test. Hasil: Uji statistik Chi-square diperoleh variabel Pengetahuan nilai p-value 0,002 < ꭤ=0,05, Variabel Sikap nilai p-value 0,002 < ꭤ=0,05, dan variabel Cara Menyusui Ibu nilai p-value yaitu 0,068 > ꭤ=0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan status gizi bayi, sedangkan tidak ada hubungan antara cara menyusui dengan status gizi bayi.
Copyrights © 2022