Latar Belakang: Asam Urat merupakan produk akhir dari katabolisme atau pemecahan purin di dalam tubuh. Katabolisme termasuk proses metabolisme tubuh yang merombak suatu substrat kompleks menjadi molekul yang lebih kecil. Kadar asam urat berkaitan erat dengan produksi purin dan asupan purin yang dikonsumsi. Purin yang didalam tubuh yang telah dikatabolisme akan menjadi asam urat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan peningkatan kadar asam urat pada lansia di PMB Mutiara Kab. Cianjur Tahun 2021. Metode: Desain penelitian ini yaitu analitik korelasional yaitu penelitian mencari hubungan variabel. Desain penelitian yang digunakan untuk penelitian ini potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan observasional. Populasi pada penelitian ini 45 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 45 lansia. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner food frekuency untuk pola makan dan alat GCU untuk pengecekan asam urat. Sedangkan pada analisis bivariat yaitu dilakukan uji stastistik, karena jumlah sampel lebih dari 50 dan uji statistik yang digunakan yaitu Uji rank spearmans karena kedua variabel tersebut dikategorikan ordinal. Hasil: Penelitian ini didapatkan Pola Makan Baik 12 (26,1%) Cukup 8 (17,4%) Kurang 25 (56,5%) dan untuk Asam Urat Rendah 10 (21,7%) Sedang 8 (18,5%) Tinggi 27 (59,8%). Kesimpulan: Ada Hubungan Pola Makan dengan peningkatan Kadar Asam Urat pada Lansia di PMB Mutiara Kab Cianjur, yang ditunjukan dengan diperolehnya nilai p-value = 0,005.
Copyrights © 2022