Latar Belakang: Bayi dan balita merupakan kelompok masyarakat yang rentan untuk terserang berbagai penyakit khususnya penyakit infeksi. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di negara berkembang dan negara maju. Hal ini disebabkan karena masih tingginya angka kesakitan dan angka kematian karena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) khususnya pneumonia, terutama pada bayi dan balita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir, status imunisasi dan perilaku ibu dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut pada balita. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 360 balita dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 responden dengan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil: Data hasil penelitian menunjukan bahwa Berat Badan Lahir (p-value = 0,005 dengan OR 4,276), Status Imunisasi (p-value = 0,032 dengan OR 2,579), Perilaku Ibu (p-value = 0,000 dengan OR 8,410). Kesimpulan: Terdapat hubungan berat badan lahir, status imunisasi dan perilaku ibu dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut pada balita.
Copyrights © 2022