Latar Belakang: Hipertensi dalam kehamilan merupakan 5-10% penyulit kehamilan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah X Kabupaten Bogor, jumlah wanita yang mengalami hipertensi dalam kehamilan pada tahun 2015 sebanyak 182 (16,3%) dari 1.113 kehamilan dan pada tahun 2021 sebanyak 294 (26,2%) dari 1.120 kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.120 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 294 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara systematic random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dengan daftar cheklist. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan usia beresiko sebanyak 203 (69,0%), usia yang tidak beresiko sebanyak 91 (31%), ibu hamil yang bekerja sebanyak 197 (67,0%), ibu hamil yang tidak bekerja sebanyak 97 (33,0%), ibu hamil dengan status paritas primipara sebanyak 107 (36,4%), ibu hamil dengan status paritas multipara dan grandemulti yaitu sebanyak 187 (63,6%). Kesimpulan: Berdasarkan data uji chi-square terdapat hubungan antara usia, pekerjaan, paritas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan.
Copyrights © 2022