Dalam prakteknya pembelajaran Agama Islam yang terjadi di sekolah- sekolah saat ini lebih menekankan pada metode mengajar secara informatif yaitu guru menjelaskan atau ceramah dan siswa mendengarkan atau mencatat, keadaan seperti ini membuat siswa kurang aktif dalam menemukan informasi sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Pemilihan metode dalam pembelajaran tentu sangat berpengaruh pada keaktifan siswa. Penerapan metode Make a Match akan lebih mengaktifkan siswa dalam pembelajaran sehingga membuat pembelajaran lebih bermakna karena adanya keterlibatan siswa secara aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Melalui teknik ini, siswa juga akan terlatih untuk mengungkapkan gagasan, pendapat dan kritikan terhadap orang lain. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitiannya adalah siswa kelas IV SDN 2 Cisontrol . Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah pra siklus dengan metode ceramah dengan hasil nilai rata- rata 73 dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75 dengan ketuntasan siswa 38,89%. Tahap kedua siklus 1 hasil nilai rata-rata kelasnya 80 yang dicapai oleh 13 siswa yang tuntas dari 18 siswa. Dengan ketuntasan mencapai 72,22%. Tahap ketiga siklus II dengan nilai rata-rata kelas 80 yang dicapai oleh 16 siswa yang tuntas dari 18 siswa dengan ketuntasannya mencapai 88,89%. Berdasarkan data tersebut dengan penerapan metode Make a Match pada siklus I dan II dapat diketahui terjadi peningkatan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2020