Fenomena Penuaan penduduk (ageing population) menjadi fenomena global, di mana hampir setiap negara mengalami penambahan penduduk lanjut usia. Posbindu atau Posyandu Lansia sebagai pos pelayanan terpadu untuk lansia tentunya untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam terkait rendahnya dukungan dan peran keluarga terhadap lansia di kegiatan Posbindu dalam perspektif sosiologi keluarga melalui teori struktural fungsional. Hasil dari penelitian ini ialah dari total keseuruhan dukungan keluarga didapatkan data bahwa hampir sebagian besar dari responden (53,2%) menyatakan dukungan keluarga yang tidak mendukung. Dukungan keluarga yang rendah tersebut disebabkan karena keluarga lansia bekerja sehingga kurang memperhatikan kesehatan dan segala macam kebutuhan yang dibutuhkan oleh lansia. Alasan lain tidak mendukungnya dukungan keluarga terhadap pemanfaatan posbindu lansia adalah dikarenakan hampir sebagian besar dari responden memiliki pendidikan yang kurang. Berdasarkan teori struktural fungsional. ketika anggota keluarga tidak menjalankan fungsinya dengan baik, tentu akan mengganggu keseimbangan dari keluarga sebagai suatu sistem. Rendahnya dukungan keluarga terhadap lansia dalam kegiatan Posbindu disinyalir tidak berjalannya fungsi sub-sistem sebagai anggota keluarga lansia tersebut.
Copyrights © 2022