Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pada pembelajaran kitab Safinah An-Najah materi yang diajarkan berupa dasar-dasar syari’at, tata cara bersuci, tata cara beribadah berupa shalat, puasa, zakat, serta tata cara merawat jenazah. Metode yang digunakan dalam pembelajaran kitab Safinah An-Najah sesuai dengan metode yang pada umumnya digunakan oleh pesantren dalam pembelajaran kitab kuning yaitu metode bandongan dan sorogan. Untuk evaluasi dari pembelajaran kitab Safinah An-Najah dilakukan seminggu sekali dengan ustadz menunjuk mahasantri untuk membaca ulang materi yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya. (2) Adapun proses implementasi mahasantri terkait dengan materi thaharah dan shalat sudah diterapkan dengan baik oleh mahasantri dalam kehidupan sehari-hari, ini dibuktikan dengan perubahan tingkah laku mahasantri berupa aktivitas ibadah yang semakin membaik dikarenakan materi yang mereka dapatkan tidak disimpan pada memori otak saja melainkan mereka implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. (3) Faktor pendukung dalam pembelajaran kitab Safinah An-Najah yaitu; pengajar/ustadz dan fasilitas, dimana kemampuan ustadz dalam menyampaikan materi dengan baik, selain itu fasilitas yang mendukung berupa kitab yang sudah tersedia, dan ruang belajar yang nyaman. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu; dari diri santri itu sendiri dimana kurangnya manajemen waktu dengan baik sehingga masih ada mahasantri yang telambat dalam mengikuti pembelajaran kitab Safinah An-Najah.Kata kunci: Pembelajaran Kitab Safinah An-Najah dan Implementasi
Copyrights © 2022