Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar minat mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Bagaimana keberhasilan pembelajaran daring. Adakah faktor lain yang mendukung minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan regresi, untuk mengetahui hubungan yang bersifat sebab akibat atau kausal antar variabel serta mendeskriskripsikan kualitas dari hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pelaksanaan pembelajaran daring diperoleh angka 4,1% katagori Sangat Tinggi, 57,14% katagori Tinggi, 40% katagori sedang. Sedangkan hasil distribusi frekuensi minat belajar mahasiswa menunjukkan 40,17% kategori Tinggi, 53,63% katagori sedang, 6,2% katagori rendah. Hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring berada dalam katagori Tinggi dengan perolehan prosentase diatas 50%, sedangkan minat belajar mahasiswa berada dalam katagori Tinggi namun perolehan prosentase dibawah 50%, serta masih terdapat 6,2% dalam katagori rendah. Hasil analisis data regresi linier sederhana diperoleh koefisien determinan sebesar 0,605 atau 60,5%, yang artinya terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 60%. Kondisi ini menjelaskan ada kemungkinan pengaruh dari variable lain terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 40%. Simpulan penelitian, bahwa pembelajaran daring mampu mempengaruhi minat belajar mahasiswa, namun perlu didukung variabel lain untuk mempengaruhi minat belajar mahasiswa.
Copyrights © 2022