Lingkungan sangat penting dalam keberlangsungan makhluk hidup, terutama manusia. Salah satu permasalahan lingkungan yang masih menjadi perhatian serius yaitu sampah. Sampah merupakan sesuatu yang dibuang dan tidak terpakai yang berasal dari kegiatan yang dihasilkan oleh manusia setiap harinya secara terus menerus dan berbentuk padat, sama halnya dengan yang terjadi di Gampong Reudeup dimana sampah dibuang di pinggir jalan hingga menumpuk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan parameter fisik seperti suhu, bau, warna dan tekstur kompos pada pembuatan kompos dengan bahan baku sampah sayuran sesuai dengan pedoman SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos dari sampah organik. Pelaksanaan Penelitian dilakukan di Gampong Reudeup, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Pengambilan sampel dilakukan beberapa penjual sayuran di pasar Reudeup, kecamatan montasik. Penelitian ini menggunakan metode experiment. Hasil penelitian menunjukkan pupuk yang berbau busuk dan menyengat karena kurangnya waktu pada proses fermentasi, karena pada saat fermentasi berlangsung mikroba di dalamnya mengalami kompetisi dan pada akhirnya sama-sama mengalami kematian. Kata Kunci: Limbah Sayuran, Pengomposan, Pupuk Organik
Copyrights © 2022