Sisa makanan merupakan indikator keberhasilan pelayanan gizi di Rumah Sakit yang disesuaikan dengan keadaan pasien dan berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme tubuhnya. Keadaan gizi sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap keadaan gizi pasien. Sering terjadi kondisi pasien semakin buruk karena tidak diperhatikan keadaan gizinya. Untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan terjadinya sisa makanan pada pasien ruangan rawat inap kelas 3 penyakit dalam RSU Haji Medan tahun 2019.. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 71 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara rasa makanan (p=0,008), kebiasaan makan (p=0,002), kebersihan makanan (p=0,001), dan makanan dari luar rumah sakit (p=0,001) dengan sisa makanan pada pasien rawat inap kelas 3 penyakit dalam Rumah Sakit Umum Haji Medan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dari empat variabel yang diteliti, terdapat satu variabel yang paling dominan mempengaruhi terjadinya sisa makanan yaitu makanan dari luar rumah sakit. Kata Kunci: Determinan, Hubungan, Sisa Makanan.
Copyrights © 2022