WHO (World Health Organization) kesehatan lingkungan merupakan suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia. Penerapan PHBS harus dipraktikkan dalam berbagai tatanan, seperti rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja, tempat umum, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pelaksanaan PHBS disatu tatanan akan berpengaruh pada pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diberikan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku dalam Pengelolaan program Program Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan serta menerapkan analisis SWOT. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi,studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis SWOT analisis yang akan dilakukan biasanya menggunakan External Factor Analysis Summary (EFAS) yang mengidentifikasi peluang (Opportunities) dan ancaman (threats) sedangkan Internal Factor Analysis Summary (IFAS) mengidentifikasi kekuatan (strengths) dan kelemahan (Weakness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total skor pada kekuatan memiliki bobot 1,89 dan kelemahan bernilai 1,7 , untuk nilai peluang memiliki bobot 2,07, dan bobot ancaman bernilai 1,35. Nilai total skor rata – rata pada matriks IFE sebesar 0,19 sedangkan matriks EFE sebesar 0,72.
Copyrights © 2022