Daging ayam ras merupakan salah satu sumber protein. Daging ayam ras merupakan protein yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Tingkat konsumsi daging ayam ras juga cenderung meningkat setiap tahunnya. Begitupula dengan produksi daging ayam ras Indonesia yang masih bisa memenuhi kebutuhan daging ayam ras bahkan mengalami surplus. Namun untuk harga domestik daging ayam ras Indonesia menunjukkan peningkatan harga setiap tahunnya. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran daging ayam ras Indonesia. Penelitian ini menggunakan model persamaan simultan dengan estimasi 2SLS. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam ras dipengaruhi signifikan oleh pendapatan perkapita, perubahan pertumbuhan harga domestik daging ayam ras, dan jumlah penduduk. Sedangkan produksi daging ayam ras dipengaruhi signifikan oleh perubahan pertumbuhan harga domestik daging ayam ras, populasi ayam ras, dan lag impor daging ayam ras. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa daging ayam ras merupakan barang normal.
Copyrights © 2020