Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KECEMASAN IBU PRIMIPARA DALAM MERAWAT BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Dewi Purwanti; Fitriasih -; Isyti’aroh -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.63 KB)

Abstract

Ibu yang mempunyai bayi dengan berat badan lahir rendah membutuhkan dukungan sosial orang sekitarnya. Dukungan sosial yang adekuat berhubungan dengan menurunnya mortalitas, lebih mudah sembuh dari sakit, fungsi kognitif, fisik dan kesehatan emosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan ibu primipara dalam merawat bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik samplingmenggunakan quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan instrumen untuk mengukur kecemasan dengan HARS. Hasil analisa univariat menunjukkan 23 (46,9%) mendapatkan dukungan sosial keluarga baik dan 26 (53,1%)mendapatkan dukungan sosial keluarga kurang. Analisa univariat untuk tingkat kecemasan menunjukkan 36 (73,5%) mengalami kecemasan sedang dan 13 responden (26,5%) mengalami kecemasan berat. Responden yang mengalami kecemasan ringan dan sangat berat tidak ada. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rank dengan α 5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai ρ value 0,047. Bila dibandingkan dengan nilai α (0,05) maka ρ value < α berarti ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan ibu primiparadalam merawat bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Pekalongan. Saran bagi keluarga hendaknya memberikan dukungan keluarga yang optimal pada ibu primipara yang merawat bayi berat badan lahir rendah sehingga kecemasannya berkurang.Kata kunci: dukungan sosial keluarga, primipara, tingkat kecemasan
Peningkatan Keterampilan Menyimak Berita Melalui Media Audio Visual Oleh Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Bahorok Kabupaten Langkat Dewi Purwanti
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v1i2.5396

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menyimak berita melalui  Audio visual oleh siswa kelas VIII A SMP 2 BOHOROK Tahun Pembelajaran 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah  siswa siswi kelas VIII A  Tahun Pembelajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 orang siswa yang terdiri dari satu kelas Sedangkan sampel dalam peneliti ini adalah seluruh populasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk esai yaitu kemampuan menyimak berita melalui audio visual. Media Audio Visual yang digunakan untuk mengukur kemampuan menyimak siswa adalah smartphone dan youtube berisi berita yang sebelumnya telah dibagikan link kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kemampuan siswa dalam menyimak berita dapat ditingkatkan menggunakan media Audio Visual. Siswa menunjukkan sikap dan perilaku yang lebih positif dalam menyimak berita. Sikap dan perilaku yang terlihat adalah senang, peduli, mau, bersungguh-sungguh, semangat, paham, mengerti, dan kesediaan menyediakan waktu menyimak berita. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum menggunakan media Audio visual  adalah sebesar 58,1 dan setelah menggunakan media Audio Visual mengalami peningkatan sebesar 289 sehingga nilai rata-rata menjadi 86,46. Setelah data dianalisis, diketahui kemampuan menyimak berita melalui Audio visual oleh siswa kelas VIII A SMP NEGERI 2 BOHOROK Tahun Pembelajaran 2018/2019 Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan siswa dalam pembelajaran menyimak berita dengan menggunakan media audiovisual mengalami peningkatan. Dari hasil penelitian itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyimak berita.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BERPIKIR BERBICARA MENULIS (THINK TALK WRITE) Dewi Purwanti
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.421 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis pantun dengan menggunakan model berpikir berbicara menulis (Think Talk Write). Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah langkah-langkah penggunaan model berpikir berbicara menulis (think talk write) dalam pembelajaran menulis pantun? (2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan peserta didik dalam menulis pantun setelah digunakannya model berpikir berbicara menulis (think talk write)?Penulis mengharapkan dengan digunakannya model berpikir-berbicara-menulis (think talk write) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis pantun pada Siswa Kelas XI MIA 1 SMAN 3 Ciamis. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitiannya adalah (1) Tahap persiapan; (2) Tahap pelaksanaan tiap siklus; (3) Tahap akhir. Sumber data dalam penelitian ini adalah peneliti, dua orang observer, dan siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 3 Ciamis sebanyak 29 orang. Teknik penelitian dan instrumen yang digunakan adalah (1) Teknik studi pustaka dan kajian teori; (2) Teknik pembelajaran; (3) Teknik tes; dan (4) Teknik analisis.
USAHA RUMAH TANGGA TERNAK SAPI POTONG DI INDONESIA : SUDAH EFISIEN? M Lutfi Azhar Alhafis; Dewi Purwanti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.462 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.602

Abstract

Pola konsumsi masyarakat yang berubah ke arah konsumsi protein hewani disebabkan oleh perbaikan taraf hidup, peningkatan pendapatan dan peningkatan jumlah penduduk, mendorong peningkatan permintaan atas daging sapi. Indonesia dihadapkan dengan membesarnya defisit daging sapi potong dan terus meningkatnya harga daging sapi. Peternak sapi potong diduga kurang efisien dalam pemanfaatan dan penggunaan faktor-faktor produksi yang ada. Penelitian ini beurtjuan untuk menganalisis faktor produksi apa saja yang berpengaruh terhadap produksi usaha rumah tangga ternak sapi potong di Indonesia, serta faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan terhadap efek inefisiensi produksinya, dan untuk mengetahui tingkat efisiensi teknis penggunaan faktor produksi peternakan sapi potong. Penelitian ini akan menggunakan metode stochastic frontier analysis yang diolah menggunakan perangkat lunak Frontier 4.1 dengan fungsi produksi frontier Cobb-Douglas. Raw data SOUT-Peternakan 2017 dengan ternak terpilih sapi potong adalah data yang digunakan dalam penelitian ini. Lokus dalam penelitian ini adalah seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2017. Dari pengolahan data yang dilakukan, penelitian ini menghasilkan penghitungan bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi khususnya nilai pertambahan bobot sapi potong adalah sapi penggemukan, hijauan, konsentrat, vaksin, obat, dan tenaga kerja, sedangkan faktor produksi yang berpengaruh signifikan terhadap inefisiensi produksinya adalah kelompok peternak, pengalaman, pendidikan, dan umur, dengan tingkat efisiensi sedang.
ANALISIS PENAWARAN DAN PERMINTAAN DAGING AYAM RAS DI INDONESIA TAHUN 1984-2017 Fahmi Yusuf Adiwijoyo; Dewi Purwanti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.266 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.620

Abstract

Daging ayam ras merupakan salah satu sumber protein. Daging ayam ras merupakan protein yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Tingkat konsumsi daging ayam ras juga cenderung meningkat setiap tahunnya. Begitupula dengan produksi daging ayam ras Indonesia yang masih bisa memenuhi kebutuhan daging ayam ras bahkan mengalami surplus. Namun untuk harga domestik daging ayam ras Indonesia menunjukkan peningkatan harga setiap tahunnya. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran daging ayam ras Indonesia. Penelitian ini menggunakan model persamaan simultan dengan estimasi 2SLS. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam ras dipengaruhi signifikan oleh pendapatan perkapita, perubahan pertumbuhan harga domestik daging ayam ras, dan jumlah penduduk. Sedangkan produksi daging ayam ras dipengaruhi signifikan oleh perubahan pertumbuhan harga domestik daging ayam ras, populasi ayam ras, dan lag impor daging ayam ras. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa daging ayam ras merupakan barang normal.
Determinan Partisipasi Kerja Perempuan dalam Sektor Informal di Indonesia Tahun 2019 Anindya Tyas Wandaweka; Dewi Purwanti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2021 No 1 (2021): Seminar Nasional Official Statistics 2021
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.98 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2021i1.994

Abstract

A conducive labor market can encourage women's interest to actively participate in the economy. However, in 2019, women tend to work in the informal sector rather than the formal sector, even though work in the informal sector has high work risks, minimal protection, and low benefits. Using Sakernas August data for 2019, this study aims to describe the characteristics of women in formal and informal sector work in Indonesia in 2019, examine the variables that influence them, and determine the tendency of the variables that influence them. The method used in this study is binary logistic regression. The results of the study show that women in Indonesia who are elderly, have low education levels, have never attended job training, have been married and living in rural areas have a greater tendency to work in the informal sector.
Determinan Biaya Utang Perusahaan Otomotif dan Produk Komponen Tahun 2014-2019 Destia Rahmatu Jannah; Dewi Purwanti
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2021 No 1 (2021): Seminar Nasional Official Statistics 2021
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.025 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2021i1.1000

Abstract

Indonesia is the largest automotive market in ASEAN, this is indicated by the highest car and motorcycle sales in ASEAN for the 2014-2019 period. In addition, exports of cars and motorcycles in Indonesia have an increasing trend. This causes manufacturing companies in the automotive and component product sub-sectors to experience rapid asset growth every year, because each company continues to develop its production. Every company in developing its business requires not only internal funding but also external funding by making debt loans through creditors. Companies prefer debt because it has a relatively small cost compared to issuing new shares even though the risks faced are greater. Borrowing debt can incur cost of debt for corporate. This study aims to analyze the cost of debt and examine the determinants of the cost of debt of manufacturing companies in the automotive and component products sub-sector listed on the IDX during the period 2014 to 2019. The method used is a fixed effect model with cross sectional weight. Based on the results of the study, it can be concluded that the debt to equity ratio has a positive and significant effect on the cost of debt. While the variables of return on assets, firm size, and current ratio have a negative and significant effect on the cost of debt.
BIMBINGAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DIRUMAH KELURAHAN LEMPAKE KECAMATAN SAMARINDA UTARA Eka Selvi Handayani; Dewi Purwanti
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.486 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v1i2.897

Abstract

Pandemi virus corona telah mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan manusia saat ini, salah satunya adalah pendidikan. Sekolah merupakan salah satu yang terdampak akibat pandemic. Pendidikan dan pengajaran menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh karena episode Coronavirus. Otoritas publik dan staf klinis melakukan upaya yang jujur ​​agar instruksi dapat berjalan dengan baik, bahkan dengan keadaan Coronavirus ini. Selama pandemi, otoritas publik menetapkan kebijakan pendidikan terutama pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dengan berbasis internet karena pembelajaran secara online yang dilakukan siswa di rumah. Pembelajaran berbasis internet di rumah yang gunakan oleh wali dan siswa selama masa pandemi virus corona. Subyek review adalah siswa SD di RT.27 Muang Ilir, Lempake Kecamatan Samarinda Utara. Hasil yang ada dilapangan menunjukkan bahwa sistem pembelajaran selama pandemi berubah dari pola tatap muka di sekolah menjadi sekolah jarak jauh secara online. Hal ini berdampak pada proses pembelajaran di rumah dan pentingnya peran wali karena kurang mengerti serta kesulitan yang dihadapi dalam pembelajaran secara daring. Sehingga kami dalam hal tersebut mengarahkan dan melakukan pendampingan bagi anak-anaknya dalam pembelajaran secara online serta mencari referensi pembelajaran dengan menggunakan internet.
PENGARUH SARANA PRASARANA TERHADAP KEJENUHAN BELAJAR SERTA IMPLIKASINYA PADA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN EKONOMI (Survei Pada Peserta Didik Kelas X, XI dan XII SMA Nangtang Kabupaten Tasikmalaya Tahun Ajaran 2023/2024) Dewi Purwanti; Yoni Hermawan; Gugum Gumilar
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i5.2642

Abstract

This research is motivated by the problem of low student learning outcomes in economics subjects. This study aims to determine the influence of school infrastructure on learning saturation and its implications on the learning outcomes of students of economics subjects in grades X, XI and XII of IPS Nangtang High School, Tasikmalaya Regency for the 2023/2024 school year. In this study, a survey research method was used with a quantitative approach, through an explanatory design. Data collection techniques use questionnaires and documentation and data analysis techniques use the help of the SPSS program. The population in this study is 91 students, using a saturated sampling technique. The results of the study showed that: there was an influence between infrastructure facilities on learning saturation, infrastructure variables on learning outcomes, learning saturation variables on learning outcomes and the influence between infrastructure variables on learning outcomes through learning saturation. The contribution of the direct influence of the infrastructure variable (X) on learning outcomes (Y) was 22% while the contribution of the indirect influence of the infrastructure variable (X) on learning outcomes (Y) through learning saturation (Z) was 64.3%. So that the amount of indirect influence is greater than the direct influence.
The Analysis Study or Prevalence, Risk Factor, Diagnosis, Management and Complication of Pneumonia: A Comprehensive Systematic Review Bella Lucinta Rillova Arif Lubis; Dianni Arma Wahyu Setia Ningsih; Dewi Purwanti; Armaita; Linda Marni; Nomira Putri
The Indonesian Journal of General Medicine Vol. 9 No. 1 (2025): The Indonesian Journal of General Medicine
Publisher : International Medical Journal Corp. Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70070/vby0y936

Abstract

Introduction: Community-acquired pneumonia (CAP) is a significant global health concern, often leading to severe complications such as bacteremia, respiratory failure, and septic shock. Bacteremia, detected through blood cultures, is a critical indicator of systemic infection and is associated with worse clinical outcomes, including prolonged ICU stays and higher mortality rates. With the rise of antimicrobial resistance and advancements in vaccine research, understanding the current epidemiology and management of CAP, particularly bacteremic CAP, is essential. Methods: This systematic review adheres to PRISMA 2020 guidelines and aims to evaluate the prevalence, risk factors, diagnosis, management, and complications of CAP, with a focus on bacteremia. Studies published between 2019 and 2025 were included, focusing on diagnostic methods, treatment strategies, and outcomes. Data were extracted from PubMed, Embase, Cochrane Library, and Web of Science. Results: Nine studies were included, highlighting trends in diagnostic practices, antibiotic stewardship, and the effectiveness of various treatment regimens. Key findings include increased use of C-reactive protein (CRP) and chest X-rays (CXR) in primary care, the benefits of syndromic molecular testing for pathogen-directed treatment, and the comparative effectiveness of antibiotic regimens such as beta-lactam plus macrolide (BL+M) and fluoroquinolones (FQ). Studies also emphasized the importance of clinical evaluation in interpreting diagnostic results and the need for optimized antibiotic use to reduce complications. Conclusion: This review shows the importance of evidence-based diagnostic and treatment strategies for CAP, particularly in managing bacteremia. While advancements in diagnostics and treatment have improved outcomes, challenges such as antibiotic resistance and underutilization of risk stratification tools remain. Future research should focus on optimizing diagnostic accuracy, treatment efficacy, and antibiotic stewardship to improve patient outcomes.