Perceraian meninggalkan peristiwa yang menyakitkan bagi anak-anak yang orang tuanya bercerai. Peristiwa menyakitkan akibat perceraian dapat menimbulkan luka dan rasa tidak memaafkan (unforgiveness) dalam diri seorang anak yang juga bisa mempengaruhi diri anak di masa yang akan datang. Agreeableness dan harga diri diprediksi dapat meningkatkan peluang forgiveness. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang mengalami perceraian orang tua, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh trait agreeableness dan harga diri terhadap forgiveness. Penelitian ini melibatkan 93 orang mahasiswa. Analisis regresi ganda digunakan sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trait agreeableness dan harga diri bersama-sama secara signifikan memprediksi forgiveness of self, forgiveness of another person, dan forgiveness of situation. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang memiliki trait agreeableness yang tinggi dan harga diri yang tinggi pula dapat memengaruhi keputusan mahasiswa dalam memberikan pemaafan.
Copyrights © 2022