Kawasan Pecinan yang kini lebih dikenal dengan Pasar Lama memiliki nilai sejarah dalam perkembangan komunitas Tionghoa di Kota Tangerang. Seiring berjalannya waktu, peninggalan tersebut telah mengalami perubahan bentuk, fungsi bahkan kehancuran yang kemudian menjadikan area tersebut kehilangan identitas bangunannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi serta preferensi masyarakat yang terdiri diri pengunjung, pedagang dan masyarakat sekitar terhadap citra bangunan yang dapat mencerminkan karakter dari bangunan setempat. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara kualitatif dan kuatitatif yang digunakan sebagai bentuk triangulasi dari metode analisis kualitatif yang dilanjutkan ke metode analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat merasa tidak nyaman dengan segala permasalahan yang terjadi di Pusat Kuliner Pasar Lama, salah satunya yaitu kemacetan. Mereka mengharapkan adanya bangunan yang mampu mewadahi seluruh aktifitas yang terjadi di Pasar Lama serta dengan menerapkan gaya arsitektur akulturasi antara arsitektur Cina dan arsitektur masa kini supaya bangunan tersebut dapat memberikan citra/karakter khas Pecinan Kota Tangerang.
Copyrights © 2022