Penelitian ini mengamati persepsi mahasiswa fakultas ekonomi dan fakultas hukum di Universitas Borneo Tarakan. Kedua kelompok responden ini dibandingkan untuk menentukan apakah persepsi mereka berbeda dalam perspektif penggelapan pajak. Populasi dari penelitian ini adalah dua kelompok mahasiswa, yaitu mahasiswa fakultas ekonomi dan mahaiswa fakultas hukum di Universitas Borneo Tarakan. Sebuah survei dibangun dan didistribusikan ke kelompok mahasiswa fakultas ekonomi dan mahasiswa fakultas hukum. Metode pengambilan sampel dalam survei ini dengan purposive sampling . Metode analisis yang dilakukan untuk penelitian ini adalah pearson’s correlation   untuk validitas, cronbach’s alpha  untuk reliabilitas,  one sample Kolmogorov-Smirnov untuk normalitas, dan independent sample T-test untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada persepsi yang berbeda dari mahasiswa ekonomi dan hukum untuk etika penggelapan pajak. Berdasarkan analisis rata-rata, mahasiswa hukum memiliki skor yang lebih tinggi daripada mahasiswa ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa fakultas hukum lebih bertentangan dengan penggelapan pajak jika dibandingkan dengan mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Borneo Tarakan.
Copyrights © 2022