Penurunan kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia di Tahun 2022, pemerintah mulai melakukan pemulihan sektor kesehatan, stabilitas keuangan, memperkuat ketahanan pangan nasional dan keamanan energi nasional. Munculnya perilaku new normal yaitu berproduktivitas dengan tetap menjaga pola hidup menjadi lebih bersih dan sehat dalam rangka menghindari dan memutus mata rantai penularannya. Keamanan pangan juga menjadi perhatian dalam memilih makanan yang sehat dan bersih di massa pandemi ini. Perubahan perilaku masyarakat ini mempengaruhi sektor usaha mikro terutama di bidang pangan. Masih banyak para pelaku UMKM yang kurang menerapkan keamanan pangan dan kurangnya pengetahuan mengenai Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dalam usaha mereka. Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) sangat diperlukan untuk memberi keamanan produk yang dimakan bagi para konsumen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Wonotingal Semarang dengan tujuan mengedukasi pelaku UMKM mengenai kemanan pangan dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Para pelaku UMKM Kelurahan Wonotingal Semarang dapat teredukasi dan dapat mengaplikasikannya dalam usahanya sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan meningkatnya pendapatan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan kegiatan perekonomian di Kota Semarang di masa transisi pandemi Covid-19 ini.
Copyrights © 2022