Kakao adalah salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional, seperti sebagai sumber devisa negara dan penyedia lapangan kerja. Salah satu sentra produksi kakao di Indonesia yaitu berada di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk memperoleh data yang bersifat deskriptif berupa fenomena sosial. Metode yang digunakan untuk memperoleh data kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara mendalam, serta pengolahan data sekunder dan observasi lapangan. Unit analisis penelitian ini adalah rumah tangga petani kakao yang tinggal di Kabupaten Polewali Mandar. Adapun objek penelitian ini adalah aset nafkah yang dimiliki rumah tangga petani kakao seperti modal alam, modal manusia, modal fisik, modal finansial, dan modal sosial. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa modal manusia diukur melalui tiga aspek yaitu tingkat pendidikan, tingkat keterampilan, dan tingkat alokasi tenaga kerja. Rata-rata lahan kakao yang digarap oleh responden merupakan lahan milik sendiri yang berasal dari warisan serta penguasaan lahan pertanian petani kakao berada di kategori sempit dan sedang. Modal finansial yang dimiliki responden berbentuk uang dan tidak pernah bertahan lama, dikarenakan mereka tidak memiliki tabungan sebagai alat penyimpanan. Pemanfaatan modal fisik diukur dari kepemilikan aset pertanian dan non pertanian. Modal sosial dalam penelitian ini terkait dengan kelembagaan sosial yang diikuti oleh petani responden.
Copyrights © 2022