Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk formasi saham-saham menjadi portofolio optimal beserta proporsi dananya, dan mengetahui tingkat pengembalian serta risiko portofolio di masa resesi Indonesia akibat COVID-19 pada indeks IDX30 di Bursa Efek Indonesia dengan Single Index Model. Sampel penelitian terdiri dari 23 saham yang bertahan dalam indeks IDX30 selama periode Maret 2020-Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah formasi 7 saham pembentuk portofolio optimal yaitu ANTM (46,33%), UNTR (12,72%), ADRO (14,98%), INKP (15,04%), KLBF (4,50%), CPIN (5,84%), dan BBRI (0,60%). Expected return mingguan portofolio sebesar 1,366%. Nilai ini lebih tinggi dari return berinvestasi pada mayoritas saham dalam portofolio. Risiko portofolio yang dihasilkan portofolio sebesar 0,752%. Nilai ini lebih rendah dari risiko berinvestasi pada mayoritas saham dalam portofolio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menentukan formasi portofolio optimal di masa resesi di Indonesia akibat COVID-19 dapat memberikan kombinasi yang terbaik antara return dan risiko.
Copyrights © 2022