Perkembangan teknologi yang ada saat ini telah memberikan manfaat di berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali sektor ekonomi dan keuangan. Dengan adanya berbagai implementasi teknologi di bidang finansial (financial technology), masyarakat menjadi semakin mudah untuk mengakses berbagai layanan keuangan yang ada, termasuk di bidang pasar modal. Perkembangan jumlah investor serta nilai aktiva bersih di instrumen reksa dana juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan di beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial, dalam berinvestasi di produk reksa dana syariah mengacu kepada Theory of Planned Behavior (TPB) dengan tambahan modifikasi variabel level of knowledge. Sebanyak 145 responden yang dianalisa menggunakan metode regresi Probit dan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan perangkat lunak Stata dan IBM SPSS Statistic. Hasil Analisa menggunakan metode Probit menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara umur responden, status pernikahan, tingkat pendidikan, pendapatan, daerah tempat tinggal, dan tingkat financial literacy terhadap intensi untuk berinvestasi reksa dana syariah. Sementara itu hasil analisa menggunakan SEM menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara variabel attitude, subjective norms, dan perceived behavioral control terhadap minat berinvestasi, dan hubungan yang tidak signifikan dan negatif antara variabel level of knowledge terhadap minat berinvestasi.
Copyrights © 2022