ABSTRAKKendala utama yang ditemui ketika memanfaatkan kulit buah naga adalah tingginya kandungan serat kasar, rendahnya protein kasar, dan adanya zat anti nutrisi sehingga dapat mempengaruhi proses pencernaan ikan, penyerapan nutrisi yang berujung pada rendahnya pertumbuhan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tepung kulit buah naga femerntasi terhadap pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, dan sintasan hidup ikan nila salin. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dilakukan terdiri dari empat perlakuandan tiga kali ulangan yaitu tanpa penambahan kadar tepung tepung kulit buah naga tanpa fermentasi A (kontrol) 0%, kemudian B penambahan tepung kulit buah naga terfermentasi (10%), C penambahan tepung kulit buah naga terfermentasi (20%) dan D penambahan tepung kulit buah naga refermentasi (30%). Pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian dan sintasan hidup diuji menggunakan ragam ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan tepung kulit buah naga terfermentasi dalam pakan dapat meningkatkan pertumbuhan bobot mutlak dengan nilai tertinggi pada perlakuan C sebesar 3,92 g dan yang terendah terdapat pada perlakuan A (kontrol) sebesar 1,49%, nilai laju pertumbuhan spesfik ikan nila salin dengan nilai tertinggi pada perlakuan C yaitu 5,61 g. Sementara itu, nilai sintasan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan C sebesar 86,67%.Kata Kunci: Kulit buah naga; Fermentasi; Ikan nila salin; Pertumbuhan; SintasanABSTRACTThe main obstacles encountered when utilizing dragon fruit skin are the high content of crude fiber, low crude protein, and the presence of anti-nutritional substances so that it can affect the process of fish digestion, absorption of nutrients which leads to low growth of fish. The purpose of this study was to determine the effect of femernation dragon fruit skin flour on absolute weight growth, daily growth rate, and survival of saline tilapia. The experimental design used was a Complete Randomized Design (RAL). The treatment carried out consisted of four treatments and three repeats, namely without the addition of dragon fruit skin flour content without fermentation A (control) 0%, then B the addition of fermented dragon fruit skin flour (10%), C the addition of fermented dragon fruit skin flour (20%) and D the addition of reference dragon fruit skin flour (30%). Absolute weight growth, daily growth rate and survival were tested using the ANOVA variety. The results of this study showed that the addition of fermented dragon fruit skin flour in the feed could increase absolute weight growth with the highest value in the C treatment of 3.92 g and the lowest was found in the A (control) treatment of 1.49%, the specific growth rate value of saline tilapia with the highest value in the C treatment was 5.61 g. Meanwhile, the highest survival value was found in the C treatment of 86.67%.Keywords: Dragon fruit skin; Fermentation; Saline tilapia; Growth; Survival
Copyrights © 2022