Kajian ini membahas tentang pendidikan Multikultural di SMP Fidelis Payakumbuh, Sekolah Katolik dengan peserta didik yang multi relegion dengan mayoritas beragama Islam. Pendidikan multikultural dilaksanakan untuk mengembangkan semua potensi peserta didik tanpa membedakan agama yang dianutnya. Pendidikan multikultural menekankan pada filosofi pluralism budaya dalam sistem pendidikan, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, penerimaan, pemahaman dan komitmen moral untuk keadilan sosial. Melalui pendidikan multikultural ini diharapkan mampu memberikan makna mendalam kepada peserta didik mengenai sikap toleransi antar umat beragama. Peserta didik akan belajar makna indahnya hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain dengan sikap saling menghormati dan menghargai. Dengan demikian perbedaan agama, ras, suku, budaya dan lain-lain tidak akan lagi menjadi pemicu konflik di tengah-tengah masyarakat.
Copyrights © 2022