Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sistem gas-solid fluidized bed dengan penambahan rotary agitator bersumbu horizontal. Karakteristik seperti penurunan tekanan, standar deviasi penurunan tekanan, serta distribusi fraksi volume padatan diinvestigasi dengan metode CFD. Two-fluid model (TFM) dan kinetic theory of granular flow (KTGF) digunakan sebagai pendekatan untuk memodelkan fenomena fluidisasi kompleks yang terjadi dalam sistem agitated gas-solid fluidized bed. Dari 4 variasi yang dimodelkan, didapat hasil dimana variasi dengan volume rotary domain terbesar memiliki nilai penurunan tekanan terendah senilai 315.135 Pa pada kecepatan pengadukan 6.28 rad/s. Untuk standar deviasi penurunan tekanan, nilai terendah diberikan oleh variasi dengan volume rotary domain terkecil senilai 75.666 Pa pada kecepatan pengadukan 6.28 rad/s.
Copyrights © 2022