Kecerdasan emosional adalah kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan merasakan emosinya sendiri maupun individu lain, serta menjaga keseimbangan dan pengungkapan emosi melalui empati, kesadaran, motivasi, pengendalian diri, dan keterampilan sosial. Cyberbullying merupakan penggunaan teknologi komunikasi oleh individu maupun kelompok untuk merugikan, menyakiti, atau mengancam individu lain serta dilakukan secara sengaja dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan cyberbullying di media sosial Twitter pada siswa SMAN 26 Jakarta. Populasi penelitian adalah 172 siswa SMAN 26 Jakarta pengguna aktif Twitter. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang diperoleh dengan metode simple random sampling. Metode pengambilan data dilakukan menggunakan skala kecerdasan emosional (28 aitem, α = 0,880) dan skala cyberbullying (27 aitem, α = 0,908). Hasil pengolahan data dengan uji regresi sederhana diperoleh rxy = -0,441 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan cyberbullying. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah cyberbullying, begitupun sebaliknya. Sumbangan efektif yang diberikan kecerdasan emosional terhadap cyberbullying sebesar 19,4%. Berdasarkan hasil penelitian, sekolah diharapkan dapat mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa serta mengadakan sosialisasi mengenai dampak maupun bahaya cyberbullying sebagai upaya preventif.
Copyrights © 2022