Hukum menjaga keotentikan ayat suci Al-Qur’an baik secara lafadz atau isi kandungan nilai- nilai yang di dalamnya adalah fardlu ‘ain atau yang biasa di sebut wajib, kewajiban ini berlaku bagi setiap individu yang mengaku dirinya sebagai umat muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di dunia terlebih lagi di akherat, penjagaan ini dalam rangkan menyambut fadzilah atau keistimewaan bagi siapa saja yang ia mau mempelajari Al-Qur’an, Membaca Al-Qur’an, Menghafal Al-Qur’an, mengamalkan Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupanya serta mensyi’arkan atau mendakwahkan kepada lingkungan sekitar untuk mengajak dan menyeru kepada jalan kebenaran yaitu ad dienul islam. Dalam penelitian ini peneliti adakan penelitian rumah tahfidz Aayatur Rahman yang dalam proses menghafal Al-Qur’an menggunkan metode tarjim, adapun penelitian ini menggunakan field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, sebuah metode dalam menghafal al-Qur’an memang berbagai macam dalam menunjang keberhasilan dalam menghafal al-Qur’an; kedua, dari banyaknya metode yang dapat digunakan dalam menghafal al-Qur’an, metode yang digunakan di Pesantren Qur’an Aayatur Rahman adalah metode Tarjim; ketiga, faktor-faktor yang menjadi pendukung program Tarjim dalam menghafal al-Qur’an adalah santri dapat menghafal ayat sekaligus arti per kata dari ayat yang dihafal; keempat, faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam menghaal al-Qur’an salah satunya adalah membutuhkan waktu yang lama dalam menghafal, karena bukan hanya menghafal ayat saja tetapi juga menghafal arti dari ayat yang dihafal. Tujuan diadakanya penelitian ini adalah memberikan sebuah metode yang tepat dalam proses menghafal Al-Qur’an sehingga seorang penghafal Al-Qur’an agar mengetahui dan faham isi kandungan ayat al-Qur’an sehingga pesan yang terkandung dalam al-Qur’an berupa perintah-perintah syari’at islam dapat tersampaikan dan dapat di amalkan dan juga di ajarkan sehingga dapat membentuk pribadi yang qur’ani atau yang menerapkan isi kandungan ayat al-Qur’an yang mempunyai rasa khosyah atau rasa takut kepada Allah swt sehingga menjadi pribadi yang muttaqin dan muflahin baik di dunia maupun di akherat.
Copyrights © 2022