Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan karena dua golongan, golongan pertama yaitu faktor mekanisme dan lingkungan (unsafe condition) dan golongan kedua adalah faktor manusia (unsafe action). Sebagian besar (80-85%) kecelakaan kerja disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan faktor manusia. Faktor yang mempengaruhi unsafe action antara lain kelelahan, tingkat pendidikan, dan usia pekerja. Tindakan tidak aman adalah kegagalan dalam mengikuti persyaratan dan prosedur-prosedur kerja yang benar sehingga menyebabkan semakin besar kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Angka kecelakaan kerja yang terjadi di PT. X Jambi dikategorikan nihil. Namun gambaran tindakan pekerja di PT. X masih pada kategori tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan, tingkat pendidikan dan usia dengan tindakan tidak aman (unsafe action) di PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Menggunakan total sampling yaitu 73 orang. Pengumpulan data menggunakan kuessioner. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan antara usia pekerja (p- value = 0,001), tingkat pendidikan (p-value = 0,007), dan kelelahan (p-value = 0,002) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) di PT. X Jambi
Copyrights © 2022