Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan kompetensi keahlian peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran teaching factory di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK memiliki tujuan untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dengan menerapkan program link and match dalam pembelajarannya. Model pembelajaran link and match yang diterapkan salah satunya adalah Teaching Factory pada body repair dan karoseri. Model pembelajaran teaching factory merupakan model pembelajaran yang memadukan pembelajaran kurikulum berbasis industri. Berdasarkan analisis data terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest dengan hasil uji t sebesar 32.3140. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran teaching factory dapat meningkatkan keterampilan siswa dengan hasil uji N-gain sebesar 0.35 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang.
Copyrights © 2021