Analisis kapasitas tiang pancang memerlukan data kalendering berupa data pemancangan di lapangan yang dilakukan pada saat tiang mencapai tanah keras dengan nilai penetrasi dan rebound diambil untuk sepuluh (10) kali pukulan. Berdasarkan data kalendering dilakukan analisis kapasitas tiang tunggal menggunakan beberapa metode.Membandingkan metode persamaan Hiley (1930), persamaan NavyMckay, persamaan Janbu (1953), persamaan Sanders (1851) untuk dapat menentukan kapasitas tiang dan pemilihan metode yang tepat dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang menggunakan fondasi tiang pancang (spun pile). Menganalisis kapasitas tiang tunggal ( ), kapasitas tiang kelompok ( ) dan hubungan kapasitas tiang pancang ( rata-rata) dengan penetrasi tiang (s) berdasarkan data kalendering. Metode Hiley atau metode persamaan Hiley (1930) adalah metode yang tepat digunakan karena metode ini mempertimbangkan luasan penampang tiang (A), panjang tiang (L) dan bantalan kepala tiang (koefisien restitusi) serta tinggi jatuh pemukul (h). Hubungan kapasitas tiang tunggal dengan penetrasi tiang didapatkan bahwa semakin kecil nilai penetrasi tiang, maka kapasitas tiang semakin besar. Hal ini didapatkan pada semua metode yang digunakan, walaupun cara perhitungan dan metode yang berbedabeda.Analisis kapasitas tiang pancang memerlukan data kalendering berupa data pemancangan di lapangan yang dilakukan pada saat tiang mencapai tanah keras dengan nilai penetrasi dan rebound diambil untuk sepuluh (10) kali pukulan. Berdasarkan data kalendering dilakukan analisis kapasitas tiang tunggal menggunakan beberapa metode.Membandingkan metode persamaan Hiley (1930), persamaan NavyMckay, persamaan Janbu (1953), persamaan Sanders (1851) untuk dapat menentukan kapasitas tiang dan pemilihan metode yang tepat dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang menggunakan fondasi tiang pancang (spun pile). Menganalisis kapasitas tiang tunggal ( ), kapasitas tiang kelompok ( ) dan hubungan kapasitas tiang pancang ( rata-rata) dengan penetrasi tiang (s) berdasarkan data kalendering. Metode Hiley atau metode persamaan Hiley (1930) adalah metode yang tepat digunakan karena metode ini mempertimbangkan luasan penampang tiang (A), panjang tiang (L) dan bantalan kepala tiang (koefisien restitusi) serta tinggi jatuh pemukul (h). Hubungan kapasitas tiang tunggal dengan penetrasi tiang didapatkan bahwa semakin kecil nilai penetrasi tiang, maka kapasitas tiang semakin besar. Hal ini didapatkan pada semua metode yang digunakan, walaupun cara perhitungan dan metode yang berbedabeda
Copyrights © 2022