Berbagai budidaya ikan banyak dikembangkan oleh masyarakat Indonesia termasuk Kalimantan Selatan. Budidaya ikan keramba dan jaring apung dikembangkan oleh masyarakat Kalimantan Selatan didasari pada letak geografis yang dilewati oleh beberapa sungai besar seperti sungai Martapura, Barito dan Kapuas. Budidaya ikan ini dipilih karena tidak memerlukan lahan luas dan dapat memanfaatkan pinggiran sungai bahkan halaman rumah sehingga lebih murah. Permasalahan yang dihadapi peternak ikan keramba dan jaring apung adalah terkait proses pemberian pakan dilakukan manual oleh peternak ikan. Metode ini mempengaruhi takaran jumlah pakan ikan tidak merata dan tidak jarang peternak lupa untuk menaburkan pakan ikan sehingga dapat mempengaruhi hasil produksi ikan. Pengembangan sebuah alat penyebar pakan ikan dengan pemanfaatan Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik HCSR04 dan modul komunikasi LoRa memberikan kemudahan bagi peternak dalam penyebaran pakan. Selain itu sistem kontrol pakan berbasis Android juga dapat mengontrol alat pakan secara akurat baik dengan fitur manual maupun terjadwal.
Copyrights © 2022