Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI)
Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation

Penurunan Prevalensi Stunting Di Desa Sudimoroharjo Kabu-paten Nganjuk Sebagai Luaran Program Pendampingan Intensif Lintas Sektor Kepada Ibu Dengan Baduta Stunting

Cleonara Yanuar Dini (Universitas Negeri Surabaya)
Farida Farah Zakiya (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Dwi Apriliani (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Aisyaturida Amelia (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Larastiti Windatari (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Cindy Gita Chayani (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
M. Thoriq Aqilalhasib (Program Studi Teknik Mesin, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Decca Pinky Nugroho (Program Studi Teknik Mesin, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Shannon Ellya Marolop (Program Studi Teknik Mesin, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
David Aditya (Program Studi Teknik Mesin, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Maulana Suryananda R (Program Studi Teknik Sipil, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Dwi Anindya A (Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Azalia Putri Salsabila (Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Reza Dwi Ramadhan (Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Alfiyah Nahdah Kamilah (Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Arma Andi Kusuma (Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Choirul Anna Nur Afifah (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Amalia Ruhana (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Satwika Arya Pratama (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Galuh Impala Bidari (Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)
Ali Imron (Program Studi Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2022

Abstract

Berdasarkan hasil SSGI (2021), prevalensi stunting di Kabupaten Nganjuk yaitu 25,3%. Salah satu desa yang ditetapkan sebagai lokus stunting adalah Sudimoroharjo dengan prevalensi sebesar 13,5%. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan focus group discussion secara langsung kepada ibu bayi dan balita stunting. Sebanyak 52 kader, 3 bidan dan 15 mahasiswa dari universitas negeri surabaya (unesa) berpartisipasi dalam program dan dibagi ke dalam 8 kelompok di setiap rukun tetangga (RT) selama 3 bulan. Sebelum dilakukan pendampingan, ibu bayi dan balita kurang berusaha untuk memberikan makan kepada anak baik dari segi frekuensi maupun komposisi. Program pendampingan yang dilakukan terdiri dari: penyuluhan mengenai isi piringku dengan prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman di setiap posyandu setiap hari, pendampingan stunting dari rumah ke rumah, melakukan layanan konsultasi gizi setiap hari di puskesmas pembantu (pustu). Selain itu juga diberikan makanan tambahan berupa susu 1x/minggu dan biskuit bagi bayi dan balita dengan gizi buruk dan stunting sekali dalam satu bulan. Monitoring dilakukan dengan meminta ibu dan anak untuk datang setiap satu atau dua minggu sekali ke pustu setelah PMT habis untuk melakukan pengecekan status gizi anak. Selanjutnya kader, bidan dan mahasiswa mengunjungi rumah ibu dengan anak stunting dalam 1 kali sebulan untuk menanyakan apakah pmt yang diberikan dikonsumsi habis atau tidak. Setelah diberikan pendampingan secara langsung ibu dapat memahami bagaimana menerapkan B2SA baik dari segi jumlah, jenis lauk serta frekuensi makan anak. Ibu juga memberikan pmt kepada anak sampai habis, sehingga prevalensi stunting turun menjadi 9,21%.

Copyrights © 2022