Pembatasan pertemuan karena COVID 19 membuat tingkat kesepian meningkat khususnya pada remaja. Remaja memiliki kebutuhan untuk menjalin hubungan pertemanan dengan sebayanya namun sementara tidak terpenuhi karena pembatasan pertemuan. Hal ini turut memengaruhi perasaan kesepian remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keterbukaan diri dan perasaan kesepian dengan mediator relasi remaja dengan teman sebayanya. Partisipan penelitian ini berjumlah 201 remaja yang terdiri dari 156 perempuan dan 45 laki-laki, berusia 14-19 tahun. Metode pengambilan sampel mengggunakan kuesioner yang disebar secara online. Kuesioner penelitian menggunakan skala Revised Self-Disclosure Scale (RSDS), Peer relationshipscale, dan UCLA 3. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efek mediasi secara parsial dari relasi teman sebaya pada hubungan antara self-disclosure dengan perasaan kesepian. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku self-disclosure dan peer-relationship merupakan salah satu faktor penting perkembangan remaja terutama mereka yang mengalami kesepian selama masa karantina pandemi COVID 19.
Copyrights © 2022