Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana Pesantren dalam membentuk santri sebagai agent of civil society yang mengimplementasikan nilai-nilai keislaman yang nasionalis, beradab dan berpengetahuan serta menjadi bagian masyarakat yang dapat menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menjelaskan beberapa fenomena yang terjadi di pesantren dalam menyiapkan generasi nasionalis religius sebagai agent of civil society. Metode ini dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan pada pondok pesantren Al-Anbawi dan pondok pesantren Salsabila Al-Muttaqin di Sulawesi Tenggara. Hasil yang ditemukan menunjukkan peran penting Pondok Pesantren dalam membentuk karakter santriĀ melalui: (1) pemahaman secara komprehensif kepada santri tentang kesetaraan dan pluralitas; (2) sikap toleransi (tasamuh); (3) Santri dibekali konsep demokrasi permusyawaratan sebagai wujud kekeluargaan; (4) peningkatan kualitas santri dengan mengajarkan berbagai lifskill, sehingga diharapkan para santri kelak mendapat peran lebih luas di masyarakat sekaligus sebagai penggerak civil society.
Copyrights © 2022