ROA atau Return on Asset adalah merupakan salah satu indicator Performance dari sehatnya suatu perusahaan. Dari data BEJ kita bias melihat bahwa pertumbuhan ROA dari enam perusahaan property di Indonesia mengalami penurunan. Penelitian ini ditujukan adalah untuk menjawab pertanyaan apakah Value Added Intelectual Capital dan Kenaikan Biaya promosi mempengaruhi terhadap kinerja perusahaan property di Indonesia. Data Observasi yang dilakukan adalah terhadap enam perusahaan property yang terdaftar di BEJ dan data diambil dari laporan keuangan antara tahun 2008 sampai tahun 2017 kemudian dilakukan uji Asumsi klasik dengan Least Square Method, kemudian dilanjutkan denga Simultaneous Model dengan Two Stage Least Square Method (2 SLS) .Dari hasil penelitian maka kita dapat menerima H1 dan menolak Ho yang berarti Value Added Intellectual Capital ( VAIC ) berpengaruh terhadap ROA, karena VAIC memiliki Prob 0.0000 < 0.05 sehingga Siqnificant berpengaruh terhadap ROA. Dan untuk H2 dari hasil penelitian maka dapat menerima Ho dan menolak H2 yang berarti Kenaikan biaya promosi tidak berpengaruh terhadap ROA, karena dari DSME memiliki Prob 0.4796> 0.05 sehingga tidak Siqnificant berpengaruh terhadap ROA. Dan dari model yang dibangun maka Variabel R_SIZE, LIQ, DSME, VAIC dan LOC berpengaruh terhadap ROA, dengan R-squared adalah 0.937975 dan Adjusted R-squared adalah 0.931514.
Copyrights © 2022