Jamur merang (Volvariella volvaceae) merupakan organisme saprofit yang hidup pada media organik yang sudah lapuk. Kandungan nutrisi yang terdapat pada media tumbuh menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi jamur merang. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Terdapat dua faktor yang terdiri dari 12 perlakuan dalam 3 kali ulangan, Faktor pertama yaitu : (100%); (20%); (40%); (60%). Sedangkan faktor kedua, yaitu : (100%); (50%); (75%). Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan analisis ragam dan apabila uji F taraf 5% signifikan, maka untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukan bahwa tidak terdapat interaksi antara substitusi media tanaman daun pisang kering (klaras) dan pemberian nutrisi air leri terhadap semua parameter pengamatan. Faktor mandiri substitusi media daun pisang kering (klaras) taraf (20%) mampu memberikan hasil tertinggi pada jumlah badan buah dan total panen per hari tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Sedangkan Faktor mandiri pemberian nutrisi air leri taraf (75%) mampu hasil tertinggi pada panjang badan buah, bobot bersih badan buah, total panen per hari dan intensitas panen satu musim tanam, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
Copyrights © 2022