Dalam bahasa Yunani Kuno, manusia disebut Homo ludens. Dalam perspektif Wittgenstein, politik kemudian dapat didefinisikan sebagai permainan yang membutuhkan permainan bahasa sebagai alat komunikasi. Semua sistem politik yang dipraktikkan di seluruh dunia menggunakan permainan bahasa, dan sistem demokrasi adalah yang paling bergantung pada bahasa permainan. Melalui permainan, lembaga politik mendapatkan suara dan mengumpulkan simpati dari rakyat. Dengan berlatih permainan bahasa satu membujuk orang lain agar memiliki pendapat atau ide yang sama. Karena itu, seseorang harus berhati-hati dan kritis dalam menimbang pernyataan politik, mempertanyakan makna apa yang ada di baliknya, dalam demokrasi sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara bahasa dan kekuasaan politis. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Bahasa dan politik memiliki hubungan saling terkait dengan makna di dalamnya yang nampaknya sama. Unsur permainan bahasa dalam politik juga tuurt berperan. Dan demokrasi sebagai sebuah sistem dipraktekan permainan bahasa politik di dalamnya.
Copyrights © 2022