Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
CIASTECH 2022 Transisi Global dalam Mencapai SDGs 2030

PENINGKATAN VIABILITAS BENIH LABU KUNING (Cucurbita pepo, L.) DENGAN INVIGORASI AIR KELAPA FERMENTASI

Elik Murni Ningtias Ningsih (Program Studi S1 Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Widyagama Malang)
Yuni Agung Nugroho () Program Studi S1 Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Widyagama Malang)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2022

Abstract

Tanaman labu kuning (Cucurbita pepo, L.)  sebagai bahan olahan makanan.  Budidaya tanaman labu kuning dipengaruhi oleh mutu benih..  Pemakaian benih bermutu menentukan keberhasilan budidaya tanaman. Benih tanaman sangat rentan terhadap kemunduran sifat benih disebabkan oleh periode waktu dari produksi dan pemakaian benih.  Perlu dilakukan tindakan untuk memacu pertumbuhan benih labu kuning dengan invigorasi. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan viabilitas benih dengan invigorasi menggunakan air kelapa fermentasi.  Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Macam perlakuan yaitu Z0 = tanpa perendaman dalam air kelapa fermentasi, Z1 = Perendaman dalam air kelapa fermentasi 15 %, Z2 = Perendaman dalam air kelapa fermentasi 20 %, Z3 = Perendaman dalam air kelapa fermentasi 25 %, Z4 = Perendaman dalam air kelapa fermentasi 30 %.  Analisa data menggunkan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ.  Hasil invigorasi benih labu kuning dengan air kelapa fermentasi berpengaruh terhadap jumlah kecambah, persentase perkecambahan, panjang hipokotil dan panjang akar kecambah labu kuning.  Invigorasi benih labu kuning dengan air kelapa fermentasi berpengaruh terhadap berat basah dan berat kering kecambah labu kuning.  Invigorasi benih labu kuning dengan air kelapa fermentasi  konsentrasi 20 %, 25 % dann 35 % menghasilkan berat kering kecambah  tidak berbeda nyata.

Copyrights © 2022