Perkembangan ilmu pengetahuan terus mengalami revolusi pada setiap masa. Di awali era positivisme logis dengan kriteria ilmu pengetahuan observable, repeatebale, measurable, testable dan predictable. Kriteria ini berimplikasi pada pembagian argument meaningfull dan meaningless. Hal ini yang kemudian dikritik oleh Karl R Popper dan Thomas Kuhn dengan eror elimination dan pergeseran paradigma. Artikel ini berusaha mengurai eror elimination dan pergeseran paradigma dalam perkembagan ilmu pengetahuan dengan penelitian library research menggunakan pendekatan deskriptif analisis, ditemukan bahwa tidak semua teori umum dapat dibuktikan kebenaranya melalui verifikasi dimana proses pengembangan ilmu adalah dengan jalan eliminasi terhadap kemungkinan kekeliruan atau kesalahan dan perkembangan sains berlaku melalui apa yang disebut paradigma ilmu.
Copyrights © 2022