Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara, bahwasanya siswa memiliki pemahaman konsep matematis yang beragam, sebagian siswa belum bisa memilih prosedur atau operasi tertentu dalam menyelesaikan soal, belum bisa mengerjakan soal menggunakan langkah-langkah yang benar dan sebagian siswa masih memiliki tingkat kesadaran yang rendah dalam mengerjakan tugas, siswa merasa enggan bertanya kepada guru walau belum mengerti materi yang disampaikan. Maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil rumusan masalah yaitu bagaimana pemahaman konsep matematis ditinjau dari metakognisi. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep matematis ditinjau dari metakognisi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 3 orang siswa. Metakognisi dibagi menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Prosedur pemilihan subjek dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data didapatkan melalui tes pemahaman konsep matematis pada materi pola bilangan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan: (1). Siswa dengan kategori metakognisi tinggi dapat memenuhi semua indikator pemahaman konsep matematis secara lengkap. (2) siswa dengan kategori metakognisi sedang hanya dapat memenuhi empat indikator pemahaman konsep matematis. (3) siswa dengan kategori metakognisi rendah hanya dapat memenuhi tiga indikator pemahaman konsep matematis.
Copyrights © 2022