Penelitian ini menganalisis skematik wacana dan diksi pada pesan belasungkawa Perdana Menteri Jepang yang ditujukan kepada Presiden Republik Kenya, Perancis dan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan skematik wacana dan diksi pada pesan belasungkawa Perdana Menteri Jepang yang ditujukan kepada Presiden Republik Kenya, Perancis, dan Republik Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan analisis wacana kritis model Teun van Dijk yang mencakup struktur mikro khususnya skematik dan diksi. Temuan penelitian ini adalah pertama, penghasil teks melalui skematik wacana, menunjukkan bahwa pesan belasungkawa yang ditujukan kepada Presiden Republik Kenya memiliki isi pesan yang lebih banyak berkenaan dengan aksi teror yang terjadi, dibanding pesan yang ditujukan kepada Presiden Perancis dan Presiden Republik Indonesia, dan kedua, diksi yang dipilih oleh penghasil teks memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan ini sangat berkaitan dengan konteks situasi dan hubungan sosial-politik penghasil teks dengan ketiga negara tersebut.
Copyrights © 2022