Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan variasi leksikon yang ada di pondok pesantren yang mana Pondok pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta menjadi lokasi objek penelitian ini. Pondok pesantren Al-Munawwir Krapyak merupakan salah satu pondok pesantren yang memiliki beragam fokus program sehingga ditemukannya variasi leksikon yang menunjukkan ranah ngaji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gabungan antara teori metode penelitian dan pengembangan (research and development) dalam bidang sosial oleh Sugiyono (2022) yang kemudian dilengkapi dengan metode etnografi oleh James P. Spradley (2006) dan metode penelitian bahasa oleh Sudaryanto (2015). Ada tiga tahapan penelitian yang dilakukan dalam penelitian, yaitu tahapan pengumpulan data yang dilaksanakan dengan observasi partisipasi aktif dan wawancara terbuka, kemudian tahapan analisis data, dan yang terakhir adalah tahapan penyajian hasil analisis data yang dilakukan secara informal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ranah ngaji itu tidak selalu mendalami Al-Qur’an, namun juga segala kitab yang mana menghasilkan ilmu pengetahuan keagamaan.
Copyrights © 2022