Abstrak: Realitas kehidupan sosial yang ada di masyarakat diserap aspek-aspeknya untuk dijadikan sebuah karya yang bermakna dan dapat dijadikan pelajaran oleh penikmat sastra. Sastra tidak lepas dari cerminan masyarakat yang ada di sekitar karya sastra itu dilahirkan, karena sastra lahir di tengah-tengah masyarakat, diciptakan oleh sebagian masyarakat, dan difungsikan untuk masyarakat. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa aspek yang sesuai dengan fokus penelitian. Representasi pola pikir kehidupan sosial terdiri dari pola pikir negatif atau tetap dan pola pikir positif atau berkembang. Pola pikir negatif terdiri dari indikator:1) pesimis, dan 2) tidak percaya diri dan pola pikir positif atau berkembang terdiri dari indikator: 1) berani, 2) optimis, dan 3) selalu ingin berusaha. Representasi pola sikap kehidupan sosial terdiri dari sikap positif dan negatif. Pola sikap positi memiliki indikator: 1) mendekati orang lain, 2) menyenangi orang lain, 3) mengharapkan objek tertentu, dan 4) memerdulikan orang lain, sedangkan pola sikap negatif terdiri dari 1) mencela orang lain, dan 2) tidak menyukai objek tertentu. Representasi pola perilaki kehidupan sosial terdiri dari perilaku positif dengan indikator perilaku baik dan perilaku negatif dengan indikator perilaku kurang baik.Kata Kunci: Representasi, Realitas, Kehidupan Sosial, Cerpen Surai Pandemi
Copyrights © 2022