agriTECH
Vol 42, No 4 (2022)

Analisis Kesiapan Modernisasi Irigasi dan Optimasi Alokasi Air Irigasi pada Daerah Irigasi Belitang

Fathul Imron (Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Kabupaten Way Kanan)
Murtiningrum Murtiningrum (Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281)
Sigit Supadmo Arif (Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2022

Abstract

Penilaian pilar irigasi untuk mengukur tingkat kesiapan menuju modernisasi irigasi diperlukan dalam rangka implementasi modernisasi irigasi di Daerah Irigasi Belitang. Ketersediaan air irigasi menjadi pilar yang perlu untuk dioptimasi sebelum implementasi modernisasi irigasi. Tujuan penelitian ini adalah menilai dan mengkaji kesiapan modernisasi irigasi, menetapkan prioritas pengembangan modernisasi pada Daerah Irigasi (DI) Belitang, serta menentukan alokasi air optimal sebagai upaya meningkatkan pilar keandalan penyediaan air. Metode IKMI digunakan untuk mengukur kesiapan modernisasi irigasi DI Belitang sedangkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan prioritas kebijakan pengembangan modernisasi irigasi. Optimasi alokasi air dimaksudkan untuk menambah luas tanam dianalisis dengan program linier. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil penilaian indeks kesiapan modernisasi irigasi yaitu 69,05, DI Belitang masuk dalam kategori cukup. DI Belitang pada tingkat wilayah belum siap untuk dimodernisasi sehingga diperlukan pengembangan dan perbaikan sistem irigasi terlebih dahulu selama 1 sampai 2 tahun. Pengembangan dan perbaikan kinerja menuju modernisasi irigasi berdasarkan analisis dengan AHP mengikuti urutan Belitang III, Belitang I dan Belitang II. Keuntungan maksimum dan luas tanam optimal dengan optimasi alokasi air diperoleh dengan penerapan Golongan pada wiayah DI Belitang dan pola tanam padi-padi-palawija. Penerapan Golongan di 3 wilayah DI Belitang dapat menghindari defisit air tetapi terdapat surplus air pada Masa Tanam (MT) I dan MT II. Dengan demikian, optimasi alokasi air dapat menjadi upaya dalam peningkatan keandalan penyediaan air irigasi.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agritech

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agritech with registered number ISSN 0216-0455 (print) and ISSN 2527-3825 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of food and agricultural product technology, agricultural and bio-system engineering, and agroindustrial technology. This journal is ...