Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa kelas VII-6 di SMP Negeri 3 Tebing Tinggi dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi Segiempat dan Segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 31 orang siswa kelas VII-6 SMP Negeri 3 Tebing Tinggi. Hasil tes kemampuan awal menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa ialah 40,73 termasuk kategori kemampuan cukup. Persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh ialah 9,68%. Pada siklus I, hasil tes kemampuan penalaran matematika I menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa ialah 61,69 termasuk kategori kemampuan baik. Persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh ialah 61,29%. Pada siklus II, hasil tes kemampuan penalaran matematika II menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa ialah 75,2 termasuk kategori kemampuan baik. Persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh ialah 87,10%. Selain itu, dari hasil observasi diperoleh bahwa nilai rata-rata siklus I ialah 65,63 termasuk kategori tinggi, dan nilai rata-rata siklus II ialah 82,29 termasuk kategori sangat tinggi. Dengan adanya peningkatan tersebut, disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model problem based learning, maka terjadi peningkatan terhadap kemampuan penalaran matematika siswa kelas VII di SMPN 3 Tebing Tinggi.
Copyrights © 2022