Latar Belakang: Literasi keuangan adalah salah satu keterampilan penting untuk mengelola bisnis secara efisien. Oleh karena itu penting untuk meneliti hubungan antara literasi keuangan, pinjaman FinTech (P2P), kinerja bisnis, dan tingkat hutang. Tujuan: untuk menerima pembiayaan untuk pasar yang kurang terlayani. Metode: metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang ditinjau dan dievaluasi baik dalam materi cetak maupun elektronik yang dikirimkan melalui internet (Bowen, 2009). Desk study dipilih karena memberikan gambaran yang lebih luas dalam memberikan pemahaman tentang keterkaitan antara literasi keuangan, kinerja usaha UMKM, dan tingkat utang. Hasil: Hasilnya adalah peminjam pinjaman peer-to-peer dan peminjam non-peer-to-peer lending buta huruf, dan orang-orang dengan literasi utang yang buruk memiliki utang dalam jumlah besar dan berpotensi menimbulkan lebih banyak masalah, yaitu utang berlebih. Kesimpulan: Tingginya tingkat perusahaan kecil di Portugal memiliki pengaruh positif untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka setelah menerima pembiayaan dari platform pinjaman Peer-to-Peer. Sedangkan area kinerja bisnis adalah kemampuan perusahaan untuk tumbuh dan melakukan investasi, kemampuan perusahaan untuk melakukan leverage keuangan, dan juga mempengaruhi hubungan hutang dan biaya hutang.
Copyrights © 2022