Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolah tempat peneliti bekerja. Pada siklus pertama semua guru mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun sub-sub komponennya (teknik, bentuk instrumen), dan pedoman penskoran. Jika dipersentasekan, 62,50%. satu orang mendapat skor 2 (cukup baik), dan satu orang mendapat skor 3 (baik). Pada siklus kedua semua guru tersebut mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun ada guru yang masih keliru dalam menentukan teknik dan bentuk penilaiannya. Satu orang mendapat skor 3 (baik) dan satu orang mendapat skor 4 (sangat baik). Jika dipersentasekan, 87,50%, terjadi peningkatan 12,50% dari siklus I. Oleh karen itu dari penelitian ini di harapkan perlu adanya pembinaan kepada guru dalam penyusunan RKH, RKM dan perangkat administrasi pembelajaran lainnya. Sehingga dengan adanya pembinaan tersebut guru-guru semakin lebih kompeten dalam menyusun administrasi pembelajarannya.
Copyrights © 2019