Pada abad ke-16 sampai abad ke-19 M perkembangan Islam di Nusantara diwarnai wacana intelektual yang bernuansa tasawuf, baik yang bercorak falsafi maupun yang bercorak akhlaqi yang lebih berorientasi kepada pengamalan ‘amali praktis dan pembinaan akhlaq al-karimah. Salah satu tokohnya adalah ’Abd al-¢amad al-Palimbanī yang melahirkan karya berjudul Anis al-Muttaqin. Manuskrip ini berisi tentang bagaimana terciptanya kualitas manusia unggul yang tidak hanya mampu menjalin hubungan yang baik dengan Allah sebagai Pencipta, namun juga memiliki hubungan yang baik dengan sesama makhluk melalui akhlak yang terpuji. Manusia unggul menurut naskah AM adalah Pertama, orang yang mampu menyelaraskana antara zikir dan fikir. Kedua, orang yang mampu menyeimbangkan antara ilmu dan amal shalih. Ketiga, adalah orang yang melandasi amalnya dengan hati yang ikhlas.Kata Kunci: Tawasuf, Akhlak Karimah, Manusia Unggul
Copyrights © 2013